Semarang, 22 Mei 2026 — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan atau FTIK UIN Walisongo Semarang menggelar kegiatan Pelepasan Calon Wisudawan dan Wisudawati Sarjana (S1) Ke-100 serta Magister (S2) Ke-67 di MG Setos Hotel Semarang, Jumat, 22 Mei 2026.

Acara yang berlangsung di lantai 5 hotel tersebut dimulai pukul 12.30 WIB dan diikuti oleh 170 calon wisudawan dan wisudawati. Kegiatan ini menjadi momentum penting sebelum para lulusan mengikuti prosesi wisuda universitas, sekaligus menandai peralihan mereka dari ruang akademik menuju ruang pengabdian yang lebih luas.

Bagi FTIK UIN Walisongo, pelepasan ini merupakan seremoni akademik sekaligus juga menjadi ruang refleksi atas perjalanan intelektual mahasiswa, pencapaian akademik, serta tanggung jawab sosial yang akan mereka emban setelah menyelesaikan studi. Para calon wisudawan dilepas bukan hanya sebagai lulusan, tetapi juga sebagai calon pendidik, akademisi, pemimpin, dan agen perubahan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Dekan FTIK UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. H. Abdul Rohman, M.Ag., menyampaikan rasa bahagia dan bangga atas capaian para calon wisudawan. Ia menegaskan bahwa ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama masa studi harus menjadi bekal penting dalam menghadapi kehidupan setelah kampus.

Menurutnya, masa perkuliahan telah membentuk mahasiswa melalui berbagai proses pembelajaran, tantangan, dan ujian. Namun, tantangan sesungguhnya akan hadir ketika para lulusan memasuki masyarakat dan dunia profesional. Karena itu, ia berpesan agar para calon wisudawan menjadikan kelulusan sebagai titik awal untuk terus belajar, berkembang, dan memberi manfaat.

Prof. Abdul Rohman juga mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan akademik. Sebaliknya, capaian tersebut merupakan pintu menuju jenjang berikutnya. Ia mendorong para lulusan untuk terus membuka peluang pengembangan diri, termasuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi melalui berbagai skema beasiswa yang masih terbuka luas.

“Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama perkuliahan diharapkan menjadi bekal yang bermanfaat ketika para lulusan terjun ke masyarakat,” demikian pesan utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Momen kebanggaan semakin terasa saat fakultas memberikan apresiasi kepada para wisudawan terbaik. Pada jenjang S1, predikat Wisudawan Terbaik Fakultas diraih oleh Amelia Fitriana dari Program Studi Pendidikan Agama Islam dengan IPK 3,97. Sementara itu, pada jenjang S2, predikat Wisudawan Terbaik Fakultas diraih oleh Fiki Roi’atuz Zibrija dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dengan IPK 3,93.

Selain penghargaan tingkat fakultas, FTIK juga memberikan apresiasi kepada wisudawan terbaik dari masing-masing program studi. Mereka adalah Amelia Fitriana dari PAI, Laily Khoirum Marzuqoh dari PBA, Rizal Aufa Rafiqi dari MPI, Putri Roza Salsabila dari PBI, Septira Nafa`atul Udzma dari PGMI, Kayla Amelia Leanna dari PIAUD, Nafidatun Nisa dari S2 PAI, serta Fiki Roi’atuz Zibrija dari S2 PBA.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan sambutan Wakil Dekan II FTIK, Prof. Fihris, M.Ag., yang hadir sekaligus mewakili unsur alumni. Kehadiran unsur alumni memberi pesan penting bahwa hubungan antara mahasiswa dan fakultas tidak berakhir setelah wisuda. Para lulusan tetap menjadi bagian dari keluarga besar FTIK UIN Walisongo Semarang dan diharapkan terus menjaga jejaring, reputasi, serta kontribusi almamater di masyarakat.

Setelah sesi pelepasan dan apresiasi, acara dilanjutkan dengan promosi program Magister atau S2 yang berada di bawah naungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Sesi ini menjadi bagian dari upaya fakultas untuk mendorong budaya belajar sepanjang hayat, khususnya bagi lulusan S1 yang ingin memperdalam kapasitas akademik dan profesional mereka.

Melalui kegiatan ini, FTIK UIN Walisongo Semarang menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga membangun tradisi ilmu, penguatan jejaring alumni, dan komitmen pengabdian kepada masyarakat. Dari ruang kuliah, 170 calon wisudawan kini bersiap melangkah ke ruang kehidupan yang lebih luas membawa ilmu, nilai, dan tanggung jawab untuk memberi manfaat bagi bangsa.