Semarang, 2026 — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Walisongo Semarang menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Sayyidatul Fadilah, S.Pd.I., S.Pd., M.Pd., atas keberhasilannya meraih gelar Doktor Ilmu Pendidikan Bahasa dari Universitas Negeri Semarang dengan konsentrasi Pendidikan Bahasa Inggris.
Pencapaian ini menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan, khususnya pengembangan profesional guru bahasa Inggris di lingkungan madrasah. Gelar doktor tersebut diraih melalui proses akademik yang panjang, ketekunan dalam penelitian, serta komitmen untuk menjawab persoalan nyata di ruang kelas.
Di balik perayaan akademik ini, terdapat pesan besar tentang bagaimana guru perlu terus belajar, beradaptasi, dan mengembangkan kemampuan mengajar di tengah perubahan teknologi pendidikan yang berlangsung cepat.
Riset tentang Guru, Teknologi dan Komunitas Belajar
Dalam disertasinya yang berjudul “Building English Teachers’ Technological Pedagogical Content Knowledge in Madrasah Aliyah: Professional Learning Community, Communities of Learning, and Learning TPACK Ethnographic Case Study,” Sayyidatul Fadilah meneliti bagaimana guru bahasa Inggris membangun kemampuan Technological Pedagogical Content Knowledge atau TPACK.
TPACK merupakan kerangka penting dalam pendidikan modern karena menghubungkan tiga unsur utama dalam pembelajaran, yaitu penguasaan materi, strategi pedagogik, dan pemanfaatan teknologi. Dalam praktiknya, guru tidak cukup hanya memahami materi pelajaran, tetapi juga perlu mengetahui cara menyampaikannya secara efektif dengan dukungan teknologi yang sesuai.
Sayyidatul Fadilah mengungkapkan bahwa pengembangan kemampuan guru tidak hanya dapat dilakukan melalui pelatihan formal, tetapi juga melalui komunitas belajar yang hidup, reflektif, dan berkelanjutan. Guru dapat saling berbagi pengalaman, mendiskusikan tantangan, mengevaluasi praktik pembelajaran, serta menemukan cara baru untuk meningkatkan kualitas pengajaran bahasa Inggris.
Penelitian ini dilakukan terhadap guru-guru bahasa Inggris madrasah yang tergabung dalam Professional Learning Community dan Communities of Learning. Melalui pendekatan kualitatif, studi kasus jamak, dan corak etnografis, riset ini menelusuri pengalaman guru dalam membangun kompetensi TPACK dari waktu ke waktu.
Pesan untuk Masa Depan Pendidikan Madrasah
Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunitas belajar profesional memiliki peran strategis dalam membantu guru menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21. Melalui diskusi, pendampingan, kerja kolaboratif, serta refleksi bersama, guru dapat memperkuat kemampuan pedagogik sekaligus meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
Namun, penelitian ini juga menyoroti adanya tantangan yang masih perlu mendapat perhatian. Tidak semua guru memiliki akses yang sama terhadap teknologi, pelatihan, dan dukungan kelembagaan. Karena itu, keberhasilan integrasi teknologi dalam pembelajaran tidak hanya bergantung pada kemampuan individu guru, tetapi juga pada dukungan institusi pendidikan.
Keberhasilan Sayyidatul Fadilah meraih gelar doktor menjadi bukti bahwa riset pendidikan dapat berangkat dari persoalan nyata di kelas dan kembali memberi manfaat bagi guru, sekolah, dan peserta didik. Dari ruang akademik, hasil penelitian ini membawa pesan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus dibangun melalui kolaborasi, keberlanjutan, dan kepedulian terhadap konteks nyata pembelajaran.
Dengan capaian ini, FTIK UIN Walisongo Semarang memiliki alasan kuat untuk berbangga. Lahirnya doktor baru di bidang pendidikan bahasa Inggris diharapkan menjadi energi baru dalam memperkuat kualitas pengajaran, pengembangan profesional guru, dan masa depan pendidikan madrasah yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman.
